Wednesday, 28 October 2015

8 Hal yang Harus Diperhatikan ketika Membuat Judul Novel




Bagi kamu yang hobi menulis, proses penentuan judul merupakan salah satu bagian yang memusingkan. Banyak lho orang yang tulisannya bagus, tapi sayang judulnya kurang pas. Aku sendiri sering mengalami masalah seperti ini. Jangankan judul untuk novel, judul untuk postingan blog saja selalu membingungkan. 

Sebuah judul tulisan atau novel memang memiliki fungsi wajib sebagai penarik simpati pembaca. Hanya saja kebanyakan orang lupa, dalam membuat sebuah judul yang menarik, kita tetap tidak boleh melupakan kejujuran alias no tipu-tipu. Kan sering ya kita menemukan judul yang cetar membahana, tapi begitu dibuka ternyata isinya tidak sesuai ekspektasi. 

Nah untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, berikut tips yang aku kumpulkan untuk membantu kesulitanmu.


1.Jangan Membuat Judul sebelum Tulisan Selesai

Kejadian seperti ini biasanya dilakukan oleh penulis pemula. Mereka terlebih dahulu memikirkan judul sebelum menulis. Tapi kalau kamu ingin jadi penulis profesional, sebaiknya perbaiki kebiasaan yang satu ini, kecuali kalau kamu sudah memiliki outline yang jelas dari awal hingga akhir tulisan.

Terlalu dini dalam membuat judul justru membuat idemu tidak berkembang. Kamu akan terfokus pada judulmu sehingga melewatkan ide-ide baru yang bisa jadi lebih menarik. Perlu diketahui, penulis sekelas Hanum Rais saja baru menentukan judul novelnya Bulan Terbelah di Langit Amerika begitu novel tersebut selesai. Selama masa penulisan, dia menggunakan judul ‘Amerika belum ada judulnya’ sebagai penamaan naskah. 

So, menulislah dulu sesuai tema dan topik, nanti begitu sudah selesai, judul yang kamu temukan akan lebih mewakili tulisan tersebut. Sometimes you don't know what your story is truly about until you've finished it.


2. Gunakanlah Kata-Kata yang Sederhana

Di tengah dunia yang hingar-bingar seperti sekarang (memangnya iklan AXE?), percaya atau tidak, semua orang masih menyukai hal-hal yang sederhana. No matter how great it is, just keep it simple. Mungkin tulisanmu bisa saja membahas tentang bursa efek, pemanasan global, perubahan iklim, penemuan terbaru di mars, atau kelahiran bayi anaconda di Amazon, tapi soal judul akan lebih baik jika dibuat sederhana. Sebenarnya tidak hanya judul, penulis yang baik itu—menurutku—adalah penulis yang bisa menyederhanakan hal-hal njelimet. Itu baru keren. Bukan sebaliknya. 

Tentang judul yang sederhana, mari kita ambil contoh dari perubahan ‘The Bow and The Bear’ menjadi ‘Brave’, ‘Rapunzel’ menjadi ‘Tangled’, lalu ‘The Snow Queen’ menjadi ‘Frozen’. Apa poin penting yang bisa kita pelajari dari perubahan-perubahan itu? Tidak lain tidak bukan, mereka membuatnya jadi lebih sederhana namun tidak mengurangi esensinya. Tapi jangan mentang-mentang ingin judul yang sederhana, alih-alih kamu membuat novel berjudul ‘Kucing’. Duh, ini penulis dikenal juga belum sudah aneh-aneh. Judul seperti itu mungkin akan menggebrak kalau dipakai oleh penulis sekelas Tere Liye yang sudah punya nama dan penggemar.


4. Jangan Terlalu Panjang

Novel pertamamu baru saja selesai. Selanjutnya kamu sibuk memikirkan judul yang tepat. Setelah melewati proses berpikir yang panjang, akhirnya kamu mantap memberikan judul ‘Putri yang Sekarat di Pedalaman Hutan Alas Roban’. Aduh ini tidak hanya spoiler berat, tapi juga memusingkan desainer grafis yang nanti akan membuatkan cover untuk novelmu. Pastikan judul yang kamu buat itu pendek—sebaiknya tidak lebih dari 4 kata—dan mudah diingat. So nanti begitu novelmu sudah dipajang di toko buku, orang-orang akan langsung memahami judulnya meski hanya memandang sekilas saja.


5. Jaga Rahasia, Jangan Spoiler

Terkadang seseorang ingin sebuah judul yang benar-benar mewakili novelnya, tapi lupa kalau ternyata judul tersebut justru menjadi spoiler. Coba perhatikan novel ‘The Great Gastby’. Kira-kira kenapa si penulis tidak membuat judul ‘A Man and His Tragic Love Story’ atau ‘A Man and The Lonely Death’?  Tentu tidak, karena judul yang seperti itu akan jadi spoiler. Ia memilh judul The Great Gastby karena tahu judul tersebut akan mengundang banyak tanda tanya. Kira-kira apa yang membuat Si Gastby ini mendapat gelar great? Sehebat apakah dia? Apanya yang hebat?

Jadi berhati-hatilah. Jangan sampai judul yang kamu buat justru menjadi spoiler. Tentunya kamu tidak mau orang lain sudah tahu apa isi novelmu meski tanpa membacanya, kan?  Be smart to compose your novel title.


6. Unik tapi Tidak Menyiksa Pembaca

Jika pembaca harus buka kamus dulu hanya demi mengeja dan menafsirkan kata-kata dalam judulmu, tentu ini sudah pelanggaran hak asasi pembaca. Jangan mentang-mentang kamu menulis tentang fantasi, jadi bisa seenaknya membuat nama-nama asing yang sulit dieja, apalagi sampai memasukkannya dalam judul. Perhatikan judul ‘The Hobbit’. Apa yang bisa kita contoh? Di sini Tolkien menciptakan kehidupan suatu kaum bernama Hobbit yang tidak ada di dunia nyata. Nama Hobbit sendiri adalah ciptaan Tolkien. Hebatnya Tolkien memilih nama asing, namun mudah dieja sekaligus mudah diingat. Judul seperti ‘The Stvezoeliscksei’ sebaiknya dihindari, meskipun menurutmu itu keren.


7. Tanyakan Pada Keluarga dan Kenalan

Akhirnya judul novel pertamamu selesai juga. Jangan bahagia dulu, kamu masih perlu melakukan sedikit proses penyempurnaan. Coba tanyakan pada keluarga dan kenalan mengenai judul tersebut. Mengetahui pendapat mereka bisa jadi hal yang menyenangkan, lho. Nilai plusnya, kemungkinan akan ada masukan-masukan yang bisa membuat judulmu semakin sempurna. Jadi jangan menutup kotak saran dan komentar.


8. Cek di Internet

Kalau judulmu sudah benar-benar oke, langkah terakhir adalah cek ke internet. Seperti yang semua orang tahu, di dunia yang serba canggih ini, hampir semua hal terekam di internet. Apalagi buku. Kegiatan cek ricek ini bertujuan untuk mengetahui apakah judulmu itu sudah pernah dipublikasi. Contohnya kalau novelmu berjudul "Rachel of Sunny Farm", sebaiknya kamu perbaiki lagi apabila kamu menemukan novel yang sudah terbit dengan judul "Rebecca of Sunnybrook Farm”.  Tentu kamu tidak mau kan dibilang menjiplak atau mengekor karya yang sudah ada?  

Sebaliknya, jika novelmu berjudul "A Tale of Two Neighbors", dan sebelumnya sudah ada novel berjudul "A Tale of Two Cities", ini justru terlihat prospektif. Keduanya memang sama-sama menggunakan ‘A Tale of Two...’ tapi lihatlah, mereka benar-benar berbeda dan punya tujuan cerita masing-masing. Jadi kecerdasan dan analisis sangat dibutuhkan dalam hal cek and ricek ini.

Baiklah sekian dulu tips menentukan judul yang bisa aku kumpulkan untukmu. Tidak hanya untukmu lho, aku juga belajar dari tulisan ini. Memang menjadi penulis itu bukan perkara gampang. Bakat saja tidak cukup. Dibutuhkan usaha keras sekaligus pintar mengatur waktu. Belum lagi kalau naskah yang sudah beratus-ratus halaman itu butuh revisi total. Pokoknya harus punya stok sabar dan motivasi yang banyak. Biarlah di masa muda susah-susah dulu, berjuang dulu, baru nanti kalau karyanya berhasil, boleh lah ikut gaya-gayaan. Siapa sih yang tidak mau tenar seperti Rowling, Paulo Coelho, Dan Brown, Asma Nadia, Kang Abik, dll? Semua mau kan. Jadi be patient, enjoy the process!

Semua butuh proses
Sekarang menulislah dengan semangat, meski fasilitas apa adanya. Laptop butut sering mati sendiri, meja belajar reot, kamar sumpek, these not the matter, guys! Semuanya akan terbayar kalau kamu sudah sukses. Kalau novelmu terbit dan ternyata dicintai banyak orang, tentu kamu akan mendapat royalti yang bisa digunakan untuk renovasi kamar, investasi gadget yang memadai, pulpen canggih, buku catatan keren, dan lain sebagainya. Tapi syaratnya jangan mudah menyerah. Naskah ditolak berkali-kali itu lumrah. Ingat betapa banyak penulis terkenal yang awalnya ditolak penerbit sampai puluhan bahkan ratusan kali. Tahu Chronicles of Narnia, kan? Nah itu penulisnya, Si Om Lewis, pernah ditolak penerbit sampai 800 kali. Bayangkan tuh! So, tidak ada alasan untuk menyerah. Oke?

Fighting :) Ting!





Tuesday, 27 October 2015

Foto-Foto ini Akan Mengubah Persepsimu tentang Warna Pastel


Warna pastel adalah warna yang paling identik dengan sesuatu yang feminin alias cewek banget. Salah satu ikon wanita Indonesia yang mempopulerkan warna ini adalah Ria Miranda, sedangkan untuk brand luar lebih sering ditampilkan oleh Vogue. Bagi yang belum tahu seperti apa kelembutan warna pastel, silakan mengintip koleksi Ria Miranda. Desainer yang satu ini memililih pastel sebagai brand of her fashion style. Ria bilang, warna pastel adalah warna yang paling tepat sebagai ekspresi dari seorang wanita. Karena itu pula koleksinya didominasi pastel.

 

Aku sendiri sangat suka dengan warna-warna pastel, salah satunya dari iklan wardah cosmetic. Ya, kalau kalian memperhatikan, wardah tidak hanya menjadikan pastel sebagai warna utama produknya, melainkan juga warna-warna yang dipilih untuk commercial break. Kurasa pilihan pastel ini cocok sekali untuk menunjukkan kelembutan dan beauty seorang wanita. Terutama untuk kamu yang ingin tampil fresh namun tidak ingin terkesan mencolok.

 

Sayang sekali aku tidak punya koleksi untuk warna pastel. Tiap kali coba mencari pakaian berwarna pastel, selalu saja ada yang tidak cocok. Misalnya, warnanya sudah oke, tapi modelnya bukan tipeku. Justru sekarang koleksi pakaianku lebih didominasi hitam. Sebelnya warna hitam selalu jadi sarang nyamuk apabila diletakkan di gantungan. 

 

Menurut sebagian wanita, warna pastel memang menyenangkan. Tapi menurut sebagian yang lain, pastel justru dianggap sebagai warna yang lemah, tidak tegas, wanita cengeng, cewek unyu-unyu, dan sejenisnya. Tapi percaya atau tidak, sekitar tahun 1980, warna pastel ini justru jadi tren fashion pria. Kamu bisa lihat dari NBC police series yang populer di tahun tersebut. Judulnya Miami Vice diperankan oleh Don Johnson. So menurutku, kurang tepat jika warna pastel dijadikan simbol kelemahan, cengeng, dan sejenisnya. 

What say you about Sonny Crockett and Ricardo Tubbs style?

Semakin ke sini perkembangan di bidang fashion, furniture, aksesoris, hingga interior design, semakin maju saja. Banyak pilihan warna yang ditawarkan. Berikut aku tampilkan beberapa foto bertema pastel, dan buktikan perkataanku bahwa pastel adalah warna yang manis. Wanita normal pasti menyukainya. Jadi, bagi pria yang ingin memberikan surprise untuk wanita yang dicintai, berikan saja sesuatu berwarna pastel untuknya. Okay, take a look!

 

Desain interior

Warna pastel ternyata tidak hanya melulu tentang fashion. Buktinya interior dengan sentuhan warna ini juga terlihat sangat menyenangkan, lembut, dan memberikan kesan kasih sayang. Hal istimewa lainnya, interior yang didominasi pastel akan membawa imajinasi setiap orang yang masuk ke dalamnya seolah berada di negeri klasik. Ya, menurutku pastel tidak hanya identik dengan kelembutan, tapi juga sesuatu yang klasik, vintage, atau retro. Pasti menyenangkan jika salah satu ruang di rumahmu memiliki tema pastel. Saat kamu duduk di sana, kamu merasa seperti duduk di sebuah ruangan istana peri.

 

Atribut rumah tangga

Kamu suka pastel, tapi sayangnya suamimu tidak. Dia beranggapan kalau warna pastel itu tidak cool. Tenang saja, jangan sampai hal itu justru mematikan kreativitas. Kamu tetap bisa memasukkan warna pastel ke dalam rumah kok. Tentunya tidak pada hal-hal yang besar seperti cat dinding kamar, melainkan pada peralatan-peralatan seperti kursi, piring, gelas, dan bantal. Dan taraa... setidaknya benda-benda tersebut akan sedikit me-refresh semangatmu.

 

Makanan manis

Ini adalah hari ulang tahun your little girl, tapi bingung apa yang harus dijadikan kejutan. Makanan manis seperti cake dan donat dengan topping berwarna pastel bisa jadi pilihan, lho. Untuk putri kecilmu, donat warna-warni nan lucu seperti dalam foto tentu akan membuatnya sangat bahagia. Siap-siap kamu akan menerima sebuah kecupan darinya. 

 

Pastel Outfit

Selanjutnya adalah tentang something to wear. Sebagai seorang wanita, tentu ada sisi dalam dirimu untuk memakai sesuatu yang soft dan manis. Nah, pastel adalah pilihannya. Pakaian atau sepatu dengan warna pastel sangat cocok untuk acara reuni bersama teman-teman kuliah, arisan, shopping, atau bahkan jalan-jalan bersama keluarga. Apabila ingin mengenakan warna pastel untuk ke kantor, sebaiknya pilihlah blazer dan padukan dengan kemeja atau kaos berwarna putih. Warna pastel tidak begitu cocok jika disandingkan dengan hitam, jadi aku tidak merekomendasikan.

 

Sepeda, Telepon, atau Vespa di taman

Taman rumahmu sudah dipenuhi aneka bunga yang bermekaran. Di sana juga ada bangku kayu yang cantik. Sayangnya tamanmu masih terkesan hampa dan tidak kreatif. Lalu kenapa tidak mencoba meletakkan sebuah sepeda, telepon, atau vespa yang sudah dicat pastel di salah satu sudutnya? Cobalah, itu pasti menjadi kombinasi yang indah. Nanti saat teman-temanmu berkunjung, bisa dipastikan mereka akan rebutan untuk berfoto di samping benda-benda antik itu. 

 

Okay ladies, itulah tadi inspirasi pastel yang bisa kamu terapkan mulai dari sekarang. And then welcome to the pastel world. Dunia sejati seorang wanita. Tunjukkan aura kelembutan dan kasih sayangmu melalui warna-warni tersebut. Tentu saja kamu tidak boleh mengabaikan orang-orang sekeliling, terutama suami. Pastikan semuanya aman terkendali, ya :) Ting!

 

 *All photos credit to pinterest



Hal-Hal yang Biasanya Ada pada Seseorang Golongan Darah O



Setiap manusia pasti dilahirkan dengan golongan darah tertentu, kan? Ya seperti yang kita tahu selama ini, ada A, B, AB, dan O. Nah, golongan darah yang empat biji ini ternyata juga selalu jadi objek penelitian para ilmuwan sejak tahun 1930. Mereka mengamati karakteristik-karakteristik yang umum dimiliki oleh masing-masing golongan darah. Kesenangan mengamati seseorang berdasarkan golongan darah ini pertama kali tenar di Jepang. Jadi hampir semua orang Jepang tahu golongan darahnya sendiri pada masa itu, mungkin juga sampai sekarang. 

Mungkin kalau di Indonesia sama kayak ramalan bintang (virgo, libra, dkk). Kan ada juga toh tulisan-tulisan yang mengungkap karakteristik seseorang berdasarkan bintang. Hanya saja menurut ane, sesuatu yang dihubungkan dengan bintang itu kurang pas aja. Nggak scientist gitu. Nggak bisa dibuktikan secara ilmiah kalau bintang-bintang di angkasa punya hubungan dengan kehidupan manusia, jatuhnya jadi ilmu astrologi. Mungkin karena itu juga orang Jepang yang terkenal lebih realistis milih baca karakteristik dari golongan darah. Mungkin lho, ya.


Nah berikut adalah beberara karakteristik yang dimiliki seseorang berdarah O. Untuk golongan darah lain, insyaAllah menyusul lain kesempatan.



Pecinta Sejati

Beberapa bulan lalu, tepatnya saat acara pembekalan calon wisudawan, seorang motivator sempat menunjukkan karakteristik seseorang berdasarkan golongan darahnya. Karena golongan darahku sendiri adalah O, jadinya yang paling ingat sampai sekarang ya karakteristik seseorang berdarah O. Motivator tersebut hanya menyampaikan satu poin karakteristik yang paling menonjol, dan dia bilang darah O itu adalah sosok pecinta sejati. Yep, apabila seseorang berdarah O jatuh cinta, maka dia akan mencintai dengan sungguh-sungguh dan sangat dalam sedalam reruntuhan kapal di dasar samudra. 

 
Pinterest
Langsung deh aku mengingat diri sendiri, dan sebagai manusia berdarah O, aku membenarkan karakteristik yang disampaikan si motivator. 

Aku sendiri nih ya, kalau jatuh cinta pada seseorang, aku bisa melakukan hal-hal yang orang lain mungkin tidak melakukannya. Misal, mengecek facebooknya setiap beberapa jam sekali tanpa berani menyapa, mengoleksi ratusan fotonya, bahkan ngubek-ngubek facebook teman-temannya cuma buat nyari fotonya si dia, lalu menulis tentang dia hingga puluhan halaman, membuat beberapa kartu ucapan selamat ulang tahun, meskipun ujung-ujungnya cuma satu yang dikirim. Terkesan kepo akut sih, tapi nggak alay juga. Soalnya aku nggak pernah mengganggu kehidupan dia. Kayak kirim-kirim salam, memulai percakapan, ngirim sms, apalagi nelpon, duuuhhh itu adalah hal-hal yang tidak mungkin kulakukan. Memang benar apabila ada yang berkata bahwa darah O itu gengsian. Kadar kepo dan gengsi mereka berbanding lurus lah. 

Nah, beberapa hari lalu, secara tidak sengaja, aku landing di sebuah web yang membahas hal-hal yang biasanya dialami oleh mereka berdarah O. Apa saja? Inilah mereka:


Berjiwa Leadership tinggi

Silakan cari di web, blog, koran, atau tulisan mana pun, tiap kali menyebutkan karakteristik berdasarkan tipe darah, O selalu dikatakan sebagai sosok pemimpin. Katanya sih rata-rata orang berdarah O itu berbakat jadi leader, kalaupun nggak,  mereka pengennya selalu jadi leader. 

www.faithgateway.com
Peninjauan berdasarkan aku peribadi siihh, ini memang benar. Sejauh ini aku memang nggak betah tiap kali jadi junior, bawaannya pengen nonjok senior, baik itu di organisasi maupun komunitas. Jadi kalau bisa, awal masuk langsung jadi senior. Intinya aku nggak suka banget ‘merasa nggak dianggap’ dalam suatu kelompok. So, kalau memang lagi niat banget, dalam kelompok tugas, aku selalu jadi leader. Pas udah kuliah aja ogah-ogahan. Poin utama sih harus niat dulu.


Penyendiri atau sangat aktif

Yes, dalam beberapa tulisan banyak membahas kalau orang dengan tipe darah O ini punya bakat komunikasi dan sangat mudah bersosialisasi. Tapi ada juga yang menuliskan kalau tipe darah O ini senang menyendiri. 

Lalu aku?

Jujur ya, jika aku ada dalam posisi diandalkan atau sedang presentasi, aku bisa berkomunikasi dengan sangat baik. Pokoknya sejak duduk di bangku SD, tiap kali ada tugas presentasi, aku selalu diandalkan sebagai pembicara. Tapi nih, untuk urusan sosial, aku merasa punya sedikit masalah. Terkadang entah itu terlalu nggak update informasi, terlalu nggak peduli, terlalu cuek, atau terlalu pinter (buka rapor SD), aku jadi nggak nyambung tiap kali bicara secara personal (bukan dalam topik resmi atau serius). 

Misalnya gini, aku lagi jalan bareng Sena dan Sana, nah ujung-ujungnya pasti aku nggak nyambung apa yang lagi mereka bicarakan. Aku juga nggak bisa akrab dengan teman-teman kelas, kakak tingkat, dan sejenisnya. Banyak yang bilang aku terlalu serius, dan ya itu, nggak enak dikerjain.  So, jika diminta memilih apakah aku penyendiri atau sangat aktif, aku adalah penyendiri sejati.

Glamour.com

Aku suka menyendiri. Bagiku kegiatan menyendiri itu adalah kegiatan paling menyenangkan di dunia ini. Karena itu pula aku tidak suka keramaian, tidak suka games di acara-acara kelompok, dan yang terpenting paling tidak suka dikerjain senior. Sudahlah, bagiku menyendiri sambil merenung, membaca, mendengarkan musik favorit, menonton film, dan menulis, itu adalah kebahagiaan di atas kebahagiaan.


Tidak mudah terpengaruh lingkungan

Hmm... banyak artikel yang mengatakan seseorang berdarah O ini punya pendirian teguh, fokus, dan sanggup berjuang hingga tetes darah terakhir demi impiannya. Yes, that’s true! Bahkan rasanya aku tidak bisa hidup tenang selama impianku belum terwujud. Jika mereka yang berdarah tipe lain selalu memikirkan pacar, gebetan, dsb, sebelum tidur, maka orang berdarah O selalu memikirkan impian. Kadang sampai kebablasan nggak bisa tidur. 

Maksud tidak mudah terpengaruh lingkungan di sini adalah, mereka nggak peduli dengan alasan orang lain. Jika yang lain plin-plan, darah O ini sebaliknya, mereka mampu memutuskan sesuatu dengan mantap. Ini benar, aku merasakan sendiri. Saat akan melakukan Praktik Kerja Lapangan di perkuliahan dulu, beberapa teman bingung akan mengambil spesifik di bidang apa. Bahkan ada yang berkali-kali ganti topik. But aku nggak tuh. Sejak awal aku sudah menentukan akan mengambil topik P, dan akan tetap mengambilnya meskipun (andai) hanya aku sendiri yang PKL di lokasi tersebut.

Tapi nih ya, urusan lifestyle, terkadang darah O ini suka kebawa lingkungan juga. Aku menyimpulkan, dalam urusan batin mereka ini memang kokoh, tapi kalau urusan lahiriah, mereka masih bisa dipengaruhi lingkungan. 


Suka menunda-nunda pekerjaan

Thatspoint.com
Yesss! Ini tipe darah O banget. Aku adalah bukti nyata. Kalau urusan menunda-nunda, duh darah O adalah ratunya. Mau belajar aja aku sering mengulur waktu. Misal ujian besok pukul 10 pagi, nah sore-sore mau belajar, aku mikirnya masih ada malam. Udah malam, aku mikir besok aja sebelum Subuh. Eh, ternyata pas bunyi alarm jam 3 pagi, justru dimatiin dan mikir ‘kan masih ada jam 7 sampai jam 9’. Urusan nyuci pakaian juga gitu, sampai numpuk seember besar baru deh dicuci. Pokoknya darah O ini wajib dikasih deadline, kalau nggak bisa kebablasan nggak dikerjain. 


Karakteristik lain yang umum dimiliki darah O
  1. Orang yang memiliki golongan darah O adalah orang yang terbuka
  2. Golongan darah O adalah orang-orang yang menghargai pendapat orang lain
  3. Mereka punya pendapatnya sendiri dalam beberapa hal
  4. Mengandalkan diri sendiri dan pemberani
  5. Mereka mampu menangani stress lebih baik dibandingkan dengan golongan darah lain
  6. Apabila tipe O sudah marah, hati-hati aja karena semuanya pasti bakal kena imbasnya 
  7. Sifat nggak enakan yang selalu membuat tipe O memikirkan perasaan orang lain (This really true!) 
  8. Tipe O ialah orang yang sangat ekspresif. Tak jarang ia mampu romantis dalam moment apapun
  9. Beruntunglah kamu yang berteman dengan orang yang bertipe darah O. Mereka bisa jadi mediator, penengah yang baik
  10. Tipe darah O paling semangat pas punya barang baru. Tapi lama-kelamaan suka lupa sendiri merawatnya
  11. orang yang  berdarah O akan menggunakan bahasa yang singkat, padat nan jelas. Tapi kadang menusuk.
  12. Cara makannya cepat, terlihat seperti tidak dikunyah
  13. Mudah beradaptasi dengan berbagai makanan pada lingkungan yang ditempatinya
  14. Pandai menutupi sesuatu adalah keahlian orang yang memiliki darah O, mereka selalu kelihatan happy, damai  dan seperti tidak punya masalah sama sekali. Tapi tahunya???

www.quoteswave.com

Okay, itulah tadi sederet karakteristik yang umumnya dimiliki oleh orang-orang dengan golongan darah O. Nggak semua benar, tapi kalau aku sendiri, banyak di antara list di atas yang memang sesuai dengan kepribadianku. Bagaimanapun hanya kamu sendiri yang paling tahu tentang dirimu. Tulisan ini akan sangat bermanfaat bagi kamu yang sedang ingin mengamati seseorang yang berdarah O. Sedikit sebanyaknya dari list di atas pasti ada yang nyantol. Semoga bermanfaat. Ting!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...