Thursday, 6 March 2014

Kelas Skype Bahasa Turki I

Nah, lihatlah betapa ngototnya aku jika sudah mencintai sesuatu. Saat kelas offline alias kursus bahasa Turkiku macet—tutornya pulang ke Turki selama 1 bulan—akupun mencari alternatif lain buat belajar bahasa negeri seribu masjid ini. Dan, salah satunya adalah kelas skype gratis setiap satu minggu sekali. Siapa tutor online-nya?

Namanya Mbak Sri Zehra, berasal dari Bandung. Sekarang tinggalnya di Ankara—ibu kota Turki—ikut suaminya yang alsi sana. Aksen Sunda-nya masih kental banget, meskipun bahasa Turki-nya udah lancar-car. Ramah so pasti, dan beliau dengan sabar meladeni satu persatu pertanyaan kami, mendengarkan kami melafalkan alfabet Turki, dan men-translate kalimat yang kami ajukan. Subhanallah banget, aku sampai terkagum-kagum dengan keikhlasan perempuan ini. Jazakillah khaira ya Ukhti fillah...


Teh Sri ini punya tetangga yang mix Indo-Turki juga, namanya Mbak Rahmawati. Nah, Mbak Rahma ini nih yang punya anak laki-laki imut bernama Furkan. Gemes banget lihat video-videonya. Pokoknya lagi lucu-lucunya gitu.
Ini dia penampakan tuh bocah. Duh, perempuan mana sih yang nggak gemes lihatnya? (sumber: facebook Teh Sri)
Apa yang kupelajari di kelas online I?


Kita belajar şimdiki zaman atau present continous tense. Ini materi pertemuan kedua di kursusku dulu. Basic-nya alhamdulillah udah tahu, cuma butuh menghapalkan kosa kata aja. Nah, jadi kalau dalam english, ada penambahan ‘-ing’ kan? Kalau dalam bahasa Turki, jadinya ditambahin ‘-yor’. Contohnya begini, gel=datang, jadinya geliyorum=saya sedang datang=i’m coming. Kira-kira begitu deh, hanya saja ada beberapa perubahan juga untuk alfabet konsonan tidak berbunyi ç, f, h, k, p, s, ş, t. Ah, itu nggak perlu dibahas deh kayaknya. 


Hmm...yang menariknya nih, aku bisa menanyakan translate kalimat ke Mbak Sri. Ow, kalimat apakah itu? Bukan apa-apa, hanya kalimat dari seorang teman yang dulu sempat membuatku bolak-balik google translate. 


Sebenarnya kalimat yang dikirimnya itu nggak sulit (misal dengan bahasa gaul mereka), melainkan benar-benar lurus dan kaku (kayak kita pake bahasa formal Indonesia gitu). Akunya aja yang signal-nya putus nyambung. Hehe. 


Tapi menurutku sih, temanku itu salah juga, udah tahu aku baru belajar, eh dia nulis kalimat lurus kayak kereta api nggak ketemu stasiun. Benar-benar tanpa tanda baca. Jadinya kalau nggak ahli, nggak nemu tuh mana kalimat induk dan mana anak-anaknya. Hehe 


Nih dia kalimatnya:Ben sana anlatamıyorum galiba okumuyorum ben görev yapıyorum memur yani imam din görevlisiyim ders yok ben insanlara ders veriyorum namaz kıldırıyorum imam.


Ben=aku, sana=kamu (objek), anlatamıyorum=tidak bisa memberitahu, galiba=rupanya, okumuyorum=tidak bisa membaca, ben=aku, görev=tugas, yapıyorum=doing, memur yani= pegawai negeri, din= agama, görevlisiyim=sedang bertugas, ders=pelajaran, yok=nothing, veriyorum=sedang memberikan, namaz=shalat, kıldırıyorum=nggak paham nih apa artinya, imam=imam shalat.


Apa coba artinya?


Tuh titik di akhir kalimat aja aku yang nambahin, kalau nggak ya polos gitu. Datar banget nih manusia yang nulis.


Baiklah, setelah dipisah-pisahin sama Mbak Sri, aku baru nyambung.


Inilah dia jadinya:

  • Ben sana anlatamıyorum galiba -> rupanya saya tidak dapat menjelaskan kepada kamu
  • Okumuyorum -> saya tidak sekolah ( saya bukan pelajar)
  • Ben görev yapıyorum memur yani imam din görevlisiyim -> saya sedang bertugas sebagai pegawai negeri (sebagai imam), petugas keagamaan.
  • Ders yok -> tidak ada pelajaran (tidak sekolah)
  • Ben insanlara ders veriyorum -> saya memberi kelas/pelajaran kepada orang-orang
  • Namaz kıldıyorum imam -> saya yang mengimami shalat

Tuh, kalau dipisah-pisah gitu kan jadi enak kita ngartiinnya! Mungkin melatih akunya juga, biar lebih kritis kalau nemu kalimat-kalimat egois seperti itu. 


Oh iya, Teh Sri juga memeberikan tips untuk memudahkan kita dalam mempelajari bahasa Turki, apa aja tipsnya? 

Inilah mereka:
  • Baca Bismillah
  • Jadilah : artinya menempatkan diri sebagai orang Turki.
  • Bergumam, pake bahasa Turki.
  • Dear Deary : membiasakan diri menulis dengan menggunakan bahasa Turki
  • Nonton Film Turki
  • Nonton TV Turki 
  • Baca Koran /Majalah yang berbahasa Turki
  • Mengobrol menggunakan bahasa Turki,
  • Disiplin, sehari ngapalin 10 kata secara continue
  • Beramal, share kepada teman untuk membagikan ilmu tentang bahasa Turki, tentang page bahasa Turki (wah, ini udah kulakuin, nih? sombong)

Untuk keterangan dari setiap poin, silakan bergabung ke dalam grup aja, yaa...Baiklah, sudah panjang juga postinganku yang iseng ini. Udahin aja, ya?Çok sağol, teşekkür ederim  Teh Sri... Allah razi olsun. Aamiiin...


Bagi yang mau bergabung, silakan masuk ke grup berikut: Mari Belajar Bahasa Turki - Türkçe Öğrenelim.


GRUP KHUSUS WANITA SAJA.


Thursday, 27 February 2014

Lagu-Lagu Bollywood yang Kurekomendasikan [Part 4]



Masih suka sama lagu-lagu Bollywood? 

Postingan ini kubuat demi menepati janji pada beberapa pembaca blogku.   Mereka ini hobinya obrak-abrik daftar lagu India yang kubuat beberapa bulan lalu. Banyak juga yang menghubungi agar aku update lagu-lagu yang asik lainnya. 

Baiklah, meskipun akhir-akhir ini aku jarang banget download—cause gak punya paket internet di android—tapi gak apa deh, tadi malam aku paksain diri buat lihat satu persatu videonya di youtube plus download lagunya. 

Lagu-lagu berikut ini gak terlalu spesial juga, dan pastinya asing di telinga, karena kebanyakan dari film-film baru, kayak Yaariyan, Gunday, Murder, dan yang sedikit kadaluarsa, Veer.

Okay, langsung aja, deh! Ini dia lagu-lagu pilihanku:

1. Main Dhoondne  Ko

Lagu ini dinyanyiin oleh Arijit Singh. Siapa sih pecinta Bollywood yang gak kenal sama Arijit Singh? Suaranya yang keren itu tenar banget sejak film Ashiqui 2 laris manis bak kacang goreng. Nah, lagunya yang satu ini bercerita tentang cewek yang tiba-tiba mutusin pacarnya gitu, tanpa tahu alasannya apa. Video clip-nya belum sempat ditonton. Kayaknya sedih juga, deh.


2. Phir Mohabbat 

Masih dinyanyiin oleh Om Arijit, kalau gak salah di film Murder 2. Pemainnya gak dikenal. Soal video clip mending gak usah kutonton dan gak usah kalian tonton juga, cukup download dan dengarkan lagunya saja, ya. Why? Cause berdasarkan referensi yang kubaca, video clip di film Murder ini banyak adegan erotisnya gitu. Soal lagu ini, bagiku sih nyaman banget didengerin. Kata sebagian orang India sih, lagu ini punya arti yang sedih gitu. Gak tahu juga, aku bukan titisan orang India soalnya. Hehe


3. Mujhe Ishq Se
Nah, ini lagu dari film Yaariyan. Pemainnya baru-baru semua kayaknya, jadi gak kenal. Gak pengen tahu juga tuh film tentang apa. Yang jelas nih lagu asik banget. Penyanyinya Gajendra Verma—siapa dia?—hehe gak tahu juga. Yang jelas composernya Pritam. Gak kenal siapa si Pritam, tapi namanya seperti sudah familiar di dunia permusikan Bollywood.

4. Surili Akhiyon Wale


Nah, ini lagu dari film Veer yang rilis tahun 2010 lalu. Pemainnya Salman Khan sama Zarine Khan—itu lho artis India yang mirip banget sama Katrina Kaif! Nah, lagu ini dinyanyiin oleh Rahat Fateh Ali Khan dan Suzanne D’mello. Lagunya asik, dan yang lebih keren itu video clipnya. Dreamy banget gitu suasananya. Kayak dalam film bangsawan-bangsawan Inggris gitu. Pokoknya videonya recommended banget buat ditonton.


5. Taali


Masih dalam film Veer. Dinyanyiin oleh Sukhwinder Singh. Lagunya sih gak terlalu enak didengerin, tapi video clipnya kece banget. Tonton, deh! Kayak setting dalam film The Hobbit itu, lho! Saat mereka minum-minum di kafe jaman dahulu kala. 


6. Assalaam-e-ishkum
Lagu dari film Gunday. Lagunya seru, enak buat jingkrak-jingkrak. Tapi kok ada sedikit yang ganjel gitu, ya? Judulnya plus kata yang sering diulang-ulang dalam lagu ini kali, ya? Assalaam-e-ishkum, kesannya kayak Assalamualaikum. Jadi gak hormat banget sama salam agama kita, masak iya dibuat lagu yang memancing orang buat joget-joget gak jelas. Ya, kalau mau dengerin sih monggo, bagi yang fanatik, mending abaikan saja lagu ini.

Oke deh...sekian dulu ya. Semoga pada suka. Kalau mau download, ayo mampir di SINI. Bagi yang punya IDM, downloadnya bakal lebih mudah. Salam!

Sunday, 23 February 2014

Kado Ulang Tahun Untuk Sahabatku



Hari ini salah satu sahabatku berulang tahun. 

Masih teringat jelas bagaimana kebersamaan kami dulu ketika awal-awal masuk pesantren. Pertengkaran karena tidak ada yang mau mengalah terjadi berulang-ulang, bahkan orangtua pernah kami telepon hanya karena pertengkaran sepele. Menangis, teriakan-teriakan benci, saling menulis surat, menjelekkan satu sama lain, dan hal-hal sejenis yang hampir terjadi setiap hari. Tidak ada yang mau disalahkan. Aku dengan keegoisanku, dan kamu dengan sifatmu yang menurutku—ketika itu—selalu saja menaikkan emosi.

Monday, 17 February 2014

Mbak Marina: Membuatku Siap Menghadapi Hari-Hari di Tempat Ekstrim

Awal Perkenalan dengan My Sister, Marina!



Kegiatan selama Diklatsar (sumber foto: koleksi peribadi)
Lihatlah foto di atas, itu adalah keadaanku dan teman-teman satu jurusan saat mengikuti pendidikan latihan dasar (Diklatsar) Resimen Mahasiswa satu tahun lalu. Ya, kegiatan ini kegiatan wajib di jurusan, baik cewek maupun cowok semuanya diperlakukan sama. Diklatsar dilaksanakan selama sepuluh hari di Bataliyon 315 Infanteri Yonif Garuda, Bogor dan dilanjutkan di Hutan Lindung kawasan Situ Gede. 

Friday, 14 February 2014

Teruntuk Saudaraku: Tanyakan Pada Rumput yang Bergoyang (Musibah Kelud)


"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan,"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un." Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk".
[al Baqarah/2:155-157]

 

Perjalanan ini
Terasa sangat menyedihkan
Sayang engkau tak duduk
Disampingku kawan.

Monday, 10 February 2014

Cinta Versiku: Gampang Diatur!



 

Cinta??? Siapa tak kenal cinta? Dari bangsa jin sampai manusia kayaknya udah hapal bener sama yang namanya cinta. Entahlah jin cinta dari mana yang masuk ke dalam hatiku pagi ini, sampai-sampai tanganku bergerak sendiri buat mengetikkannya di sini.

Thursday, 6 February 2014

Mengenal Alfabet Turki, Yuuukk...!



Sumber: klik di sini

Assalamualaikum sahabat sekalian...

Aku bingung harus mengatakan diriku terserang insomnia atau nggak, yang jelas akhir-akhir ini aku selalu tidur dini hari, kalau pun nggak jam 24 lewat sekian pasti bangun dan gagal untuk tidur lagi (seperti sekarang).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...